Jumat, 13 Maret 2009

IKON, INDEX dan SIMBOL

Ikon adalah tanda yang mirip dengan objek yang diwakilinya. Dapat pula dikatakan, tanda yang memiliki ciri-ciri sama dengan apa yang dimaksudkan.

Misalnya, pass photo anda merupakan ikon anda sendiri, kemudian logo stasiun swasta yang menyerupai matahari sebagai ikon dari matahari yang telah disederhanakan. Ikon merupakan perwakilan dari ciri fisik (2 atau 3 dimensional) dimana bentuk tersebut menyerupai dengan apa yang direpresentasikannya.

Ikon tidak memerlukan kesepakatan (konvensi) dalam memaknainya, Ikon bukan hanya berupa gambar yang disederhanakan namun setiap gambar yang mewakili obyek yang direpresentaikan

Indeks merupakan tanda yang memiliki hubungan sebab akibat dengan apa yang diwakilinya. Atau disebut juga tanda sebagai bukti

Contohnya: asap dan api, asap menunjukkan adanya api. Jejak telapak kaki di tanah merupakan tanda indeks orang yang melewati tempat itu. Tanda tangan (signature) adalah indeks dari keberadaan seseorang yang menorehkan tanda tangan itu. Contoh lain adalah indeks semut yang berarti juga disitu ada gula.

Simbol merupakan tanda berdasarkan konvensi, peraturan, atau perjanjian yang disepakati bersama. Simbol berada pada ranah konotatif, sedangkan ikon merupakan ranah denotatif. Makna yang muncul dalam simbol memerlukan kesepakatan bersama (konvensi), sedangkan ikon tidak memerlukan konvensi. Simbol muncul karena kebutuhan manusia dalam hal komunikasi massa

Contohnya: simbol bintang yang merupakan tanda bagi seseorang berpangkat tinggi. Semakin banyak jumlah bintang yang dipasang pada seragam, maka semakin tinggi pula derajat dan jabatan orang tersebut.

2 komentar: